BICARA TENTANG KOPI

BICARA TENTANG KOPI

BICARA TENTANG KOPI

Category : Artikel , Kopi

Banyak sekali masyarakat Indonesia yang tidak sadar bahwa negara kita, Indonesia adalah penghasil kopi terbesar no.3 di dunia ( Setelah Brazil & Vietnam ). Bicara tentang kopi.

Banyak yang tidak sadar pula bahwa bji kopi Indonesia yang berkualitas ( specialty ) diekspor keluar negeri.
Dan banyak pula orang Indonesia yang tidak sadar bahwa kopi sachet sachetan yang sering mereka minum berasal dari kopi yang berkualitas rendah.

Bahkan beberapa perusahaan kopi Sachet mencampurkan bahan asing bersatu bersama biji kopi. Seperti kopi sachet kemasan yang mencampurkan bahan tepung jagung agar mendapatkan rasa yang gurih dan manis.

KOPI BERKUALITAS RENDAH

Percayakah anda, kopi sachet yang biasa Anda biasa minum itu berasal dari kopi berkualitas rendah? Coba perhatikan ilustrasi berikut dengan baik!

Harga normal biji kopi Robusta berkualitas baik, dan sudah disangrai, dijual di Indonesia berkisar seharga Rp 30.000 per 250 gram. Coba di bandingkan dengan Kopi pabrikan merk tertentu. Anda bisa menebus 250 gram bubuk kopi Robusta pabrikan hanya dengan Rp 9000 (?).

Perbandingan yang cukup jauh. Hampir mustahil kalau kopi sachetan itu berasal dari biji kopi yang berkualitas baik. Karena dari Modal Biji kopi Robusta berkualitas cukup baik yang sebelum di sangrai ( Green Bean ) seharga 40.000 per kilogram. ( 40000/kilo : 1/4 = 10.000 ).

Jadi, butuh Rp 10.000 hanya untuk modal green bean nya saja, itu belum termasuk packaging, pemasaran, biaya sangrai, dan lain sebagainya. Jelas rugi bila dijual dengan harga Rp 9.000 itu.

Perusahaan-Perusahaan kopi sachet pun mengakalinya dengan cara menggunakan biji berkualitas rendah atau bahkan menggunakan biji yang tidak lolos sortir ekspor (dibeberapa kasus ).

Saat ini, terdapat dua jenis kopi yang selalu menjadi pilihan untuk di jadikan minuman kopi, yakni : robusta dan arabica.

Kopi robusta memiliki harga yang relatif lebih murah daripada arabica. Kopi robusta memiliki karakteristik rasa yang cenderung kearah “pahit”.

Efek dari banyaknya kafein yang terkandung di dalamnya adalah tidak mengantuk. Sementara itu arabica, dihargai lebih mahal daripada robusta, Itu dikarenakan proses penanaman & pasca panen nya yang lebih rumit. Dan karakteristik kopi arabica lebih cenderung ke arah “asam”.

Selain itu kafein yang terdapat dikopi arabica jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan robusta, liberica, dan excels. Bahkan di Brazil telah di temukan proses agar biji kopi arabica menjadi tanpa kafein sama sekali.

Kopi Arabica yang di bilang asam, itu sebenarnya bukan penyebab dari asam lambung Anda. Asam yang terdapat di kopi Arabica itu hanya “Sensasi” yang terdapat di lidah.

Zat kafein lah yang menyebabkan orang menjadi “kuat begadang”. Zat kafein banyak terkandung di dalam kopi robusta. Kopi yang banyak ditemukan di kopi-kopi sachet. Sementara itu di dalam kopi arabica hanya sedikit kandungan kafein nya. Jadi kopi arabica saya sarankan untuk diminum, bila jam tidur Anda tidak ingin terganggu. 

RAHASIA MENIKMATI KOPI HITAM

Minuman kopi itu sebenarnya bukan minuman yang hanya untuk menemani begadang saja. Tahukah Anda? Bahwa, setiap kopi itu memiliki karakteristik rasa yang berbeda?, tergantung dari mana daerah biji berasal dan tingkat ketinggian tanaman kopi tersebut. Bicara tentang kopi.

Seperti contoh : mandeling sumatera utara memiliki karakteristik kopi rasa tembakaunya, kopi bali kintamani memiliki rasa citrus kulit jeruknya, kopi Jember memiliki karakteristik kopi rasa buahnya atau kopi yang berasal dari asal muasal kopi yaitu, ethiopia memiliki rasa khas wine. Karena itu bangsa eropa menyebut minuman kopi itu winenya orang muslim.

Saya pribadi lebih merekomendasikan kopi arabica bila Anda benar-benar ingin menikmati rasa-rasa yg terdapat di kopi. Itu karena arabica memiliki lebih beragam karakteristik, jumlah dan varietas di bandingkan dengan robusta.

Salah satu bagian penting di dunia kopi arabica adalah, Jangan pernah mencampurkan gula kedalam cangkir kopi Anda. Kecuali bila Anda ingin cepat terserang penyakit diabetes dan merusak rasa dari kopi tersebut. Memang mungkin awalnya Anda akan tidak suka dengan rasanya, bila tanpa gula.

Namun dengan seiring berjalannya waktu sekitar 1 minggu. Saya yakin Anda akan mulai bisa menikmatinya dan menemukan beberapa rasa sensasi . Dan sekali lagi saya merekomendasikan minum kopi arabica dahulu yang tanpa gula ketimbang robusta, karena sifat ke “asam”an dari arabica lebih bisa di terima ketimbang sifat pahit” dari robusta.

Sebenarnya cukup mudah untuk mendapatkan secangkir kopi enak. Hanya tinggal melangkah masuk kedalam cafe dan memesan kopi disana. Akan tetapi harga black coffee di indonesia cukup mahal. Sekitar rp 20.000. Sehari, kalau minum 3 x sehari. Setidaknya kita harus mengeluarkan 2 lembar rp 50.000.

Tapi tenang! Bila Anda sedang berkantong cekak atau memang ingin menikmati kopi di rumah. Akan saya kasih tips-tipsnya

TIPS MINUM KOPI ENAK DIRUMAH

Anda bisa menghemat uang “cafe” Anda dengan cara : membeli kopi yang masih berbentuk biji ( whole bean ). Bisa dicari di dapatkan di BAM Coffee, pengiriman ke seluruh Nusantara.

Untuk bisa menikmati kopi enak seperti yang saya terangkan di atas, Anda membutuhkan beberapa alat seduh kopi manual ( manual brewing ). Yang bisa di dapatkan di toko alat2 kopi. Cukup dengan mencarinya di google dengan keyword ” toko alat kopi “. Biasanya kalau saya memesan alat kopi dengan cara online.

Alat yang paling penting, yang harus Anda miliki adalah “coffee grinder”. Sebuah alat yang khusus untuk menggiling kopi. Bila Anda menggiling biji kopi yang Anda beli dari cafe tersebut menggunakan blender atau di tumbuk. Itu akan mengakibatkan bubuk yang tidak merata, yang berimbas, rasa kopi yang menjadi tidak maksimal. Bicara tentang kopi.

Harga grinder pun bervariatif. Mulai dari ratusan ribu sampai ratusan juta!. Ada dua jenis utama dari grinder : electric grinder & hand grinder. Untuk pemula, saya rekomendasikan hand grinder ( kecuali bila Anda memiliki uang lebih, bisa ke electric ). Harga hand grinder cukup murah berkisar dari 300rb sampai 1juta rupiah.

Menurut saya pribadi hand grinder merk “Otten Coffee” lah yang terbaik. Dari segi hasil gilingan, tahan lama dan yang paling terpenting harganya murah . Harganya berkisar Rp 450.000 . Nah itu untuk grindernya, sekarang kita ke alat seduhnya!

Tips: jauh lebih baik, kita menggiling kopinya pada saat ingin menyeduhnya, dengan begitu kita akan mendapatkan seduhan kopi yang lebih fresh. Yang barang tentu tidak akan Anda temukan di kopi sachet.

Sebenarnya sangat banyak sekali jenis alat seduh kopi. Mulai dari espresso machine yang membutuhkan waktu hanya 20 detik untuk [email protected] Sampai cold brew yang membutuhkan waktu 12 jam !.

Untuk pemula saya merekomendasikan yang plaing sederhana dulu, yaitu : french press!

Alat ini sangat simple, karena hanya membutuhkan bubuk kopi dengan gilingan kasar ( bisa kita setting kasar & halusnya dari grinder kita sendiri ). Dan air panas. Harga french press yang baik berkisar antara 70 ribu keatas..

 “Kopi terbaiknya terkenal di luar negeri, Orang Indonesianya malah minum kopi sachetan. Bagaikan tikus yang mati di lumbung padi.” Bicara tentang kopi.

—bam—


Leave a Reply

EnglishIndonesianJapaneseKorean
%d bloggers like this: